Bank Indonesia Ciptakan 4 Langkah Untuk Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Bank Indonesia (BI) menuturkan bahwa terdapat empat langkah dalam mengupayakan hadirnya hadirnya sumber pertumbuhan ekonomi baru. Dengan terciptanya sumber pertumbuhan ekonomi baru, diharapkan dapat membuat stabilitas perekonomian Nasional tetap terjaga, walaupun saat ini diketahui bahwa perekonomian Indonesia belum membaik.

Bank Indonesia

Perry Warjiyo selaku Deputi Gubernur Bank Indonesia menjelaskan bahwa langkah pertama yakni Pemerintah Daerah (Pemda) harus mengupayakan hilirisasi terhadap Sumber Daya Alam (SDA). Ini tentunya berguna untuk menghasilkan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Misalnya saja kelapa sawit seharusnya terlebih dahulu diproses, sehingga kita tidak mengeskpor bahan mentah, melainkan suatu yang telah jadi. Hilirisasi ini dinilai sangat penting, terlebih bagi Indonesia di bagian Timur yang dimana memiliki sumber SDA yang sangat besar, seperti Papua, Kalimantan, dan lain sebagainya. Sehingga yang diperlukan di setiap daerah adalah industriliasi. Hal ini diperlukan dan merupakan bagian dalam membangun hilirisasi. Memang tahap ini tidak mudah, dan terbilang cukup lama. Walaupun begitu, hal ini tetap harus dilakukan demi menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Perry Warjiyo

Langkah kedua yakni mengembangkan bidang maritim, agribisnis dan pariwisata. Perlu kita ketahui, bahwa Indonesia terdiri dari ribuan pulau, dan memiliki berbagai tempat wisata yang sangat menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi Nasional, namun masih belum bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Perry menambahkan bahwa langkah kedua ini merupakan cara cepat dalam mendatangkan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Seperti contohnya pariwisata di Sulawesi Utara yang saat ini telah mengalami perkembangan, dan menjadikan sektor ini sebagai pertumbuhan ekonomi baru.

maritim indonesia

Sedangkan langkah ketiga, Ferry mengatakan bahwa untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru adalah harus mengupayakan iklim investasi di suatu daerah. Dimana pun itu daerah, dan memiliki Penanaman Modal Asing (PMA) serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dapat dipastikan bahwa daerah tersebut memiliki perekonomian yang akan berhasil. Sangat penting memiliki kemudahan dalam berinvestasi, sehingga begitu penting pula untuk mempunyai regulasi pro investasi.

hilirisasi sumber daya alam

Ferry melanjutkan bahwa langkah keempat alias langkah terakhir adalah Pemerintah Daerah harus mengupayakan membangun segala infrastruktur, baik itu pelabuhan, bandara, jalan tol, hingga tol laut. Daerah yang melakukan hal ini akan dikatakan berhasil dalam perekonomiannya baik dalam jangka pendek hingga menengah panjang. Tentu saja pihaknya tak ingin ada daerah yang terlambat dalam pembangunan, dan pihaknya juga mengharapkan daerah lain harus mempersiapkan ini semua.

Infrastruktur

Sementara itu Bank Indonesia memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,1 persen-5,5 persen pada 2016. Proyeksi ini lebih rendah jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi sebelumnya, yakni di angka kisaran 5,2 persen-5,6 persen. Sedangkan perekonomian di tahun 2017 ditopang dari sisi konsumsi dan membaiknya iklim investasi. Sisi konsumsi ini akan membaik sejalan dengan perlindungan sosial pemerintah. Semantara dari sisi investasi juga akan membaik lantaran implementasi paket kebijakan pemerintah.

This entry was posted in Ekonomi and tagged , . Bookmark the permalink. Trackbacks are closed, but you can post a comment.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*