Indonesia Fintech Festival and Conference 2016 Resmi Dibuka oleh Jokowi

Ir. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia telah resmi membuka Indonesia Fintech Festival & Conference 2016. Jokowi memberikan sambutan yang berisikan bahwa kemajuan teknologi telah membuat jarak dan batasan fisik antar satu wilayah dengan wilayah lainnya, bahkan juga negara dengan negara satu sama lainnya menjadi tidak ada alias hilang.

Indonesia Fintech Festival 2016

Menurut orang nomor satu di Indonesia tersebut mengungkapkan bahwa kemampuan akan tekonologi digital harus dimanfaatkan sebagai kesempatan emas bagi Indonesia, untuk dapat menjangkau wilayah luar yang memang selama ini belum atau tidak terjamah akan berbagai layanan keuangan formal.  Terlebih lagi, Tanah Air terdiri dari 17 ribu pulau yang dimana tak semuanya selama ini merasakan layanan keuangan formal dan perbankan.

Jokowi mengatakan bahwa kalau di pulau Jawa, mungkin sebagian sudah merasakan layanan tersebut. Namun jika kita pergi ke pulau terpencil, pergi ke daerah perbatasan negara kita, atau pergi ke daerah yang memang belum terjangkau dengan layanan perbankan. Disitulah kita merasa bahwa negara kita memang sangat besar.

Joko Widodo

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memberikan contoh, bahwa masyarakat di Papua dari Kabupaten Doga menuju ke Kabupaten Wamena harus ditempuh dengan berjalan kaki dan memakan waktu selama empat hari. Ini tentunya lantaran tidak terdapat infrastruktur yang memadai. Terlebih lagi jika mengenai layanan keuangan, banyak masyarakat yang belum terlibat didalamnya, bahkan itu hanya sebatas penyimpanan uang di bank saja. Apalagi jasa keuangan lainnya yang lebih modern, seperti kredit rumah, usaha, ataupun pasa modal. Ini semua tentu dikarenakan keterasingan akan layanan keuangan, sehingga mereka terasa sulit untuk memenuhi potensi maksimalnya. Mau menabung saja sulit, apalagi untuk memiliki rumah.

Layanan Keuangan Digital

Sebab itulah, Jokowi mengapresiasi beberapa bank yang telah meningkatkan pelayanannya hingga menjangkau ke daerah pelosok negeri. Misalnya saja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang telah meluncurkan layanan yang dinamai Teras BRI demi memberikan layanan perbankan dari satu pulau ke pulau lainnya. Kemudian juga beberapa bank yang telah membuka di berbagai kabupaten terpencil.

Indonesia Fintech Festival & Conference ini sendiri dilaksanakan di Indonesia Conference Exhibition (ICE), BSD City Tangerang, Banten. Adapun penyelenggara acara tersebut yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Adapun tujuan dari acara ini adalah untuk menjembatani para stakeholder industri FinTech. Mulai dari regulator, investor, institusi keuangan swasta, startup inkubator, kalangan akademisi, hingga asosiasi industri.

Rosan Perkasa Roeslani

Rosan Perkasa Roeslani selaku Ketua Umum Kadin Indonesia mengaku optimis akan kegiatan tersebut yang dimana melibatkan para pelaku ekonomi dan teknologi, akan menghadirkan pelaku start up di bidang pembiayaan. Tak terindarkan lagi bahwa perkembangan ekonomi digital sangatlah pesat, baik itu ditingkat regional, nasional, maupun tingkat global. Bahkan nanti pada tahun 2020, potensi Indonesia menjadi kekuatan ekonomi terbesar semakin dekat. Ini tercermin pada tingginya penetrasi teknologi digital dalam kegiatan ekonomi nasional.

This entry was posted in Keuangan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Trackbacks are closed, but you can post a comment.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*